Cara Merawat Telinga yang Baik dan Benar

Cara Merawat Telinga yang Baik dan Benar

Heboh.com, Jakarta – Telinga adalah salah satu dari lima panca indera yang berfungsi sebagai organ pendengaran. Setiap bagian telinga memiliki peranan penting dalam menyediakan informasi bunyi ke otak. Oleh karena itu, merawat telinga dengan cara tepat menjadi hal penting yang harus dilakukan. Pasalnya, semakin tua umur kita, kemampuan telinga untuk mendengar bisa semakin menurun.

Telinga yang dirawat dengan baik akan menjaga kesehatan pendengaranmu. Tidak cukup dengan membersihkan telinga dari kotoran saja, ternyata ada beragam cara merawat telinga yang baik untuk menjaga kesehatan pendengaranmu. Berikut cara merawat telinga yang telah kami rangkum dari berbagai sumber.

1. Bersihkan telinga dengan cara yang benar

Kamu mungkin beranggapan bahwa membersihkan telinga dengan cotton bud secara rutin adalah cara merawat telinga yang tepat. Namun, ternyata anggapan ini salah. Anda justru tidak dianjurkan untuk memasukkan cotton bud atau sesuatu lainnya ke dalam telinga untuk membersihkannya. Memasukkan cotton bud  ke dalam telinga justru berisiko untuk mendorong kotoran telinga semakin masuk ke dalam. Selain itu, memasukkan sesuatu ke dalam rongga telinga berisiko merusak organ sensitif di dalam telinga.

Cara yang dianjurkan untuk membersihkan telinga adalah cukup dengan menggunakan handuk basah untuk membersihkan bagian pangkal telinga atau meneteskan obat pembersih telinga sehingga kotoran dapat keluar dengan sendirinya.

2. Hindari suara yang terlalu keras

Jika kamu berada di lingkungan yang selalu menciptakan suara keras, sebaiknya kamu menggunakan pelindung telinga atau earplug. Jika kamu senang mendengarkan musik melalui earphone, hindari volume yang terlalu besar. Kamu dapat melindungi telinga dengan mengikuti aturan 60/60. Sarannya adalah mendengarkan dengan earphone pada volume tidak lebih dari 60% selama tidak lebih dari 60 menit sehari. Sebaiknya, pilih earphone dengan setelan over-the-ear.

3. Jaga telinga agar tetap kering

Telinga yang selalu basah atau lembab dapat memungkinkan bakteri untuk masuk ke dalam saluran telinga. Pada lingkungan yang hangat dan lembab, bakteri ini semakin banyak jumlahnya sehingga menyebabkan iritasi dan infeksi pada saluran telinga. Setelah mandi atau pun berenang, segera keringkan telinga menggunakan handuk dengan lembut. Hal ini untuk menghindari telinga dari kelembapan.

Jika kamu hobi berenang, kamu dapat menghalangi masuknya air ke dalam telinga dengan menggunakan pelindung telinga saat berenang. Pilih pelindung telinga yang nyaman dan aman untuk berenang sehingga pendengaran tetap terjaga. Namun, jika kamu merasa adanya air dalam telinga, cukup miringkan kepala ke samping dan tarik sedikit cuping telinga untuk merangsang air keluar.

Baca Yuk!
Pola Hidup Sehat yang Bisa Kamu Lakukan
Buah dan Sayur Ini Kaya Vitamin C untuk Bisa Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

4. Olahraga untuk jaga kualitas pendengaran

Olahraga memiliki banyak manfaat bagi tubuh, tak terkecuali bagian telinga. Latihan kardio seperti berjalan, berlari, atau bersepeda membuat darah memompa ke seluruh bagian tubuh termasuk telinga. Hal ini akan membantu bagian internal telinga tetap sehat dan bekerja semaksimal mungkin.

5. Lakukan pemeriksaan telinga dengan rutin

Memeriksakan telinga ke dokter THT penting untuk dilakukan, terlebih lagi saat usiamu mulai menua. Dokter juga dapat membantu menguji gangguan pendengaran dan memberikan rekomendasi yang disesuaikan untuk menjaga kesehatan telinga. Dengan demikian, kamu dapat mendeteksi dini gangguan telinga yang mungkin saja terjadi karena kerusakan pendengaran terjadi secara bertahap.

6. Bersihkan headset seminggu sekali

Tak hanya telinga yang perlu dijaga kebersihannya, kamu juga harus membersihkan headset yang sering kamu gunakan. Hal ini bertujuan untuk mencegah bakteri berkembang biak pada headset yang dapat menyebabkan penyakit telinga. Cara membersihkan headset cukup mudah. Kamu hanya perlu air hangat yang telah ditetesi sabun cuci, sikat gigi baru yang belum dipakai, serta lap kering.

JIka kamu menggunakan headset dengan silikon, lepaskan silikon terlebih dulu. Rendam silikon dalam air sabun selama beberapa menit, lalu angkat dan keringkan dengan lap kering. Gunakan sikat gigi untuk membersihkan bagian headset yang tidak boleh terkena air. Kamu bisa langsung melakukan tahap ini jika tidak menggunakan headset bersilikon.

7. Istirahatkan telinga untuk pemulihan

Jika kamu terpapar suara keras dalam waktu lama, seperti di konser atau bar, telinga kamu perlu waktu untuk pulih. Jika bisa, keluarlah sesering mungkin selama lima menit untuk membiarkan telingamu beristirahat. Terlebih lagi, para peneliti telah menemukan bahwa telinga membutuhkan rata-rata 16 jam ketenangan untuk pulih dari satu malam yang keras. Pemulihan pendengaran dapat dilakukan dengan menghindari mendengarkan musik yang keras, dan gunakan volume rendah saat menonton TV atau mendengarkan radio. Kamu juga dapat melakukan meditasi dengan yoga sehingga suasana tenang dapat tercipta.